Konsultasi obat autoimun

Beranda Forum Konsultasi Konsultasi obat autoimun

Melihat 4 tulisan - 1 sampai 4 (dari total 4)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #2802 Balas
    Fita Fitria
    Tamu

    Selamat sore Dokter, Saya yang bernama Fita Fitria mengindap autoimun dengan SLE dan APS dari akhir tahun 2017, dimana awalnya terkena aotuimun itu saat mengandung anak saya yang ke dua dan dilalahnya anak saya keguguran di usia 6 bulan, saat ini saya menjalani pengobatan rutin setiap bulan saat ini obat yg dikonsumsi oleh saya yaitu myfortic 2×360, HCQ dan xarelto 10 mg. Yang ingin saya tanyakan 1. apakah boleh untuk obat xarelto tsb di ganti dengan Cardioaspirin 1x100mg mengingat harga obat tersebut cukup mahal dan sudah konsumsi obat xarelto sudah 2 tahun? 2. Jika boleh, apakah saya harus melakukan cek darah rutin setiap bulan ? 3. Apakah ada efek samping jika seandainya saya langsung menghentikan obat xarelto tersebut dan bagiama tanda2nya jika aspirin tidak cocok di tubuh? 4. Apakah bisa untuk Myfortic di turuhkan dosisnya menjadi 2×180 atau bisakah saya menghentikan minum obat myfortic dikarenakan saya sudah minum HCQ ? Terima Kasih

    #2803 Balas

    Selamat siang, terima kasih atas pertanyaan Ibu, untuk pertanyaan yang ibu tanyakan ; 1. Xarelto merupakan salah satu obat pengencer darah ( anti koagulan ) yg cukup mahal harganya. Bisa diganti dgn obat pengencer darah lain yg harganya lbh terjangkau seperti warfarin. Sebaiknya di ganti dgn obat ini, bukan dgn cardioaspirin. Potensi cardioaspirin sbg pengencer darah lbh lemah. (perlu konsultasi dengan dokter) 2. kalau obat nya diganti dgn cardiaspirin, tidak diperlukan pemeriksaan darah tiap bulan. Kalau warfarin, harus dicek tiap bulan. sebenarnya itu salahsatu kelebihan xarelto, tidak perlu cek darah tiap bulan. 3. kalau xarelto langsung dihentikan, otomatis APS nya akan kurang terkendali. Resiko utk timbul sumbatan di pembuluh darah mjd lebih besar. Namun sumbatan pembuluh darah mana dan kpn terjadinya tentu tidak bisa ditentukan. 4. Myfortic biasanya obat yg digunakan pada lupus yg ada keterlibatan organ dalam ( seperti ginjal, darah, jantung atau paru ). Jadi kalau kasusnya sprti itu, myfortic nya tidak bisa di hentikan. Dosis obat nya bisa saja di turunkan mjd 2×180 mg, tapi penyakit nya harus sudah terkontrol dalam jangka waktu yang cukup lama, tentunya hal ini juga perlu dikonsultasikan langsung kepada dokter SpPD konsultan Reumatologi. Mohon untuk mengkonsultasikan kembali kepada dokter yang merawat ibu apabila ada kendala dalam pemilihan obat dan juga efeknya. Karena dokter yang merawat ibu akan lebih paham dengan kondisi yang ibu alami karena telah memeriksa secara langsung. Semoga jawaban ini membantu

    #8336 Balas
    Rini Dyah
    Tamu

    Selamat siang Dokter,saya Rini dyah usia 50 th diagnosa SLE,saat ini kondisi saya berat badan turun drastis dari 60kg menjadi 39 kg,oleh dokter sempat di resepkan obat penambah nafsu makan megestrol tablet,kurang lebih satu minggu berat badan bisa naik kurang lebih 5 kg.yang saya tanyakan apakah aman buat Auto imun terutama SLE sepeti saya untuk konsumsi terus sampai berat badan ideal.Oh ya dok,saya ada riwayat alergi sea food dan obat aspirin.Terima kasih.

    #8344 Balas
    Anisa Rini
    Tamu

    Halo dok saya mau tanya, saya pengidap SLE dan menyerang darah serta kulit saya, dan sudah setahun setengah saya minum obat sandimmun 50mg sehari 3 kali dan methylprednisolon 4mg sehari 2 kali. Pertanyaan saya apakah ada obat yg sama seperti sandimmun atau obat pengganti selain sandimmun dikarenakan obat ini sulit didapat dan banyak palsunya dok? Terima Kasih.

Melihat 4 tulisan - 1 sampai 4 (dari total 4)
Balasan Untuk: Konsultasi obat autoimun
Informasi Anda: