.::PERHIMPUNAN REUMATOLOGI INDONESIA::.

Awam Bertanya Informasi tentang Perhimpunan Reumatologi Indonesia

Form Konsultasi
Tanggal Input 04-06-2020
Bahasan
Pertanyaan Hampir setahun saya mengalami nyeri sendi jari kaki,akhir-akhir ini sendi jari tangan ikut juga nyeri. Didiagnosa dokter sp PD (di kota saya belum ada dokter reumatologi), saya terkena RA, obat yang diberikan hanya methylprednisolone 4 mg dan diclofenac sodium. Saat mengkonsumsi rasa nyeri bekurang tetapi saat obat habis kambuh lagi,lalu ke dokter lagi, demikian seterusnya selama lbh kurang 1 tahun. Apakah diagnosa dr utk penyakit RA tdk melalui pemeriksaan di lab? Apakah obat yang diberi dokter sudah tepat? Kenapa blm juga menunjukkan tanda kesembuhan. Apakah saya memang hrs ke dr. reumathologi, karena memang hanya ada di Medan, sebagai kota terdekat, terimakasih.
Jawaban Selamat siang, terima kasih pertanyaannya. Untuk menegakan diagnosis RA sebaiknya selain dari gejala klinis juga dikuatkan dengan pemeriksaan Lab, dalam hal ini minimal pemeriksaan LED, CRP dan reumatoid faktor(RF) atau ACPA. Kombinasi gejala klinis yang khas dan pemeriksaan lab penunjang akan memastikan diagnosis tersebut. Jika benar RA, terapi yang diperlukan semestinya obat DMARD (obat reumatik) seperti metotrexat (MTX), sulfasalazin, leflunomide, atau yang lain. Metyl Prednisolon dan diclofenat sodium biasanya digunakan untuk terapi sementara saja, bukan terapi jangka panjang. Sebaiknya ibu bisa second opinion ke internist lain atau ke reumatolog terdekat untuk diperiksa secara langsung. Semoga jawaban ini membantu, Salam sehat
    Page 1 of

Reply this consultation

Nama
Alamat Email
Keterangan
   

MEMBER

USER NAME
PASSWORD
find us on